SAMOSIR — MEDIAMUTIARA.COM Wajah-wajah bahagia dan senyum lebar menghiasi kawasan Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir. Kebahagiaan itu terlukis jelas saat Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga, hadir langsung di tengah-tengah masyarakat untuk menyerahkan sejumlah bantuan sarana pertanian hasil aspirasi rakyat. Kehadiran ini menjadi bukti nyata bahwa wakil rakyat di parlemen benar-benar hadir, peduli, dan bekerja, bukan sekadar wacana atau seremonial belaka.
Dalam penyerahan yang berlangsung penuh kehangatan itu, Lamhot Sinaga menyerahkan secara simbolis sekaligus langsung kepada para petani, berupa 36 unit pompa air, 5 unit traktor roda dua, dan 29 unit mesin pemotong rumput. Bantuan senilai aspirasi ini diperuntukkan bagi masyarakat di lima kecamatan utama, yakni Pangururan, Simanindo, Ronggurnihuta, Sianjurmulamula, dan Harian.
Bagi masyarakat setempat, langkah nyata yang dilakukan Lamhot Sinaga ini bukan sekadar pemberian bantuan alat. Kehadiran beliau turun langsung ke lokasi, bersalaman, dan berdialog dengan para petani menjadi pondasi kuat yang menegaskan satu hal penting: DPR RI adalah milik rakyat, lahir dari rakyat, dan harus bekerja untuk kesejahteraan rakyat.
“Saya datang ke sini bukan untuk sekadar hadir dalam acara seremonial. Saya ada di sini karena ini adalah amanah dan aspirasi Bapak Ibu sekalian. Alat-alat ini kami berikan agar beban kerja para petani bisa lebih ringan, waktu bekerja lebih efisien, dan hasil panen bisa meningkat berkali lipat,” ujar Lamhot Sinaga di hadapan ratusan warga yang antusias menyambut kedatangannya.
Lebih jauh, politisi yang dikenal dekat dengan masyarakat ini menegaskan bahwa peran anggota DPR tidak hanya berhenti di gedung parlemen, tetapi harus terasa dampaknya hingga ke pelosok desa, ke tengah ladang, dan ke genggaman para petani. Bantuan alat pertanian ini diharapkan menjadi pemantik semangat sekaligus solusi atas tantangan pertanian di wilayah Samosir yang sebagian besar bergantung pada ketersediaan air dan alat bantu tanam yang memadai.
“Kita ingin pertanian di Samosir semakin maju, petaninya makin sejahtera. Kehadiran kami ingin membuktikan bahwa apa yang kami perjuangkan di Jakarta, hasilnya harus kembali lagi dan dinikmati oleh masyarakat di daerah ini. Jarak Jakarta ke Samosir mungkin jauh, namun hati dan perjuangan kami selalu dekat dengan Bapak Ibu sekalian,” tambahnya.
Sambutan hangat dan rasa syukur tak henti dilontarkan para perwakilan masyarakat. Mereka mengaku sangat gembira dan terbantu, karena selama ini kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan alat pertanian dan sulitnya akses pengairan ke lahan-lahan pertanian. Dengan adanya pompa air dan traktor ini, harapan akan hasil panen yang lebih melimpah kini semakin terbuka lebar.
Bapak Parlindungan, salah seorang petani penerima bantuan asal Kecamatan Pangururan, mengungkapkan rasa bahagianya. “Terima kasih banyak Pak Lamhot Sinaga. Ini sangat membantu kami. Beliau membuktikan janjinya, beliau datang sendiri, menyerahkan sendiri. Ini baru namanya wakil rakyat, benar-benar merasakan apa yang kami rasakan. Semoga langkah ini menjadi contoh bagi yang lain, bahwa DPR itu memang milik kami rakyat,” ucapnya berapi-api.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa perhatian serius terhadap sektor pertanian dan pemberdayaan masyarakat pedesaan terus menjadi prioritas. Langkah kecil namun bermakna yang ditunjukkan Lamhot Sinaga ini kini menjadi teladan, bahwa aspirasi rakyat harus diperjuangkan sampai tuntas, dan kehadiran pemimpin harus memberikan manfaat nyata, bukan sekadar menjadi nama di surat suara.
Masyarakat Samosir pun kini optimis, dengan dukungan sarana yang memadai dan perhatian pemimpin yang tulus, ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di tanah kelahiran Raja Sidabutar ini akan semakin kokoh dan maju ke depan.
(Tim/LTH)
























