banner 728x250

Kampung Baru Gagalkan Mimpi Primakosta dan Angkat Trofi PSKS CUP 2025

banner 120x600
banner 468x60

KUANTAN SINGINGI, BENAI – Mediamutiara.com Stadion Mini PESSI Simandolak benar-benar bergetar, Ratusan pasang mata menjadi saksi laga final PSKS CUP 2025 yang berakhir dengan ketegangan luar biasa. Turnamen bergengsi ini resmi ditutup oleh Ketua KONI Kuansing, Andi Cahyadi (Aheng), pada Sabtu (13/12/25) sore, menyisakan euforia bagi sang juara baru.

Pertandingan puncak mempertemukan dua tim raksasa, PSKS Kampung Baru Gunung Toar dan Primakosta FC Pulau Komang Sentajo Raya. Atmosfer begitu panas, sorak sorai suporter yang memadati setiap sudut lapangan bak gelombang tsunami, mendorong para pemain tampil “menggila” di atas rumput.
Primakosta FC sempat membuat pendukung PSKS terdiam. Pemain bernomor punggung 11, Fingky, melancarkan tendangan “manis” yang berhasil merobek gawang PSKS, membawa Primakosta unggul 1-0 hingga babak pertama usai.

banner 325x300

Babak kedua adalah panggung drama sesungguhnya. Kedua tim saling menyerang dengan intensitas tinggi. Keberuntungan baru menghampiri PSKS hanya tiga menit menjelang peluit akhir ditiup. Dalam momen kritis tersebut, PSKS berhasil mencetak gol penyama kedudukan ke gawang Primakosta yang dijaga ketat oleh Pazha, Skor berubah 1-1.
Karena skor tak berubah, nasib juara harus ditentukan melalui adu penalti yang mendebarkan. Setelah ketegangan yang mencekik, akhirnya PSKS Kampung Baru Gunung Toar berhasil meraih kemenangan tipis dalam drama tos-tosan ini (skor akhir adu penalti 3-3, namun PSKS dinyatakan unggul), sekaligus memastikan diri sebagai J U A R A Turnamen PSKS CUP 2025.

Penutupan ini turut dihadiri oleh jajaran penting Kuansing, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Zulknain, Kepala DISKOPINDAG Masnur Judin, Sekretaris Diskominfos Hevi Heri Antoni, dan Kapolsek Benai Ipda Hainur Rasyid.
Andi Cahyadi (Aheng), Ketua KONI Kuansing, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya.
“KONI Kuansing terus mendukung Turnamen PSKS. Mari terus kita besarkan. Sampai jumpa di tahun 2026,” tutup Aheng, memberikan janji dukungan untuk masa depan sepak bola lokal.
Sementara itu, Kepala Desa Simandolak, Fikri, dan Koordinator Panitia, Kardinata, kompak menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan turnamen berkat kerja keras dan kerja sama tim panitia yang luar biasa.(Red)

banner 325x300