banner 728x250

Investigasi,Menelusuri “Gurita” Pembalakan Liar di Hutan Lindung Dairi

banner 120x600
banner 468x60

DAIRI – Mediamutiara.com Hutan Lindung di Dusun Lae Napinagar, Desa Perjuangan, tidak sedang dihancurkan oleh alam, melainkan oleh sebuah operasi yang presisi. Pola pembabatan yang bertahap namun konsisten di Kecamatan Sumbul Pegagan ini mengindikasikan adanya manajemen gelap di balik hilangnya tegakan kayu negara.
Bukan lagi sekadar desas-desus, jejak aktivitas ilegal ini telah membentuk pola yang terbaca jelas di lapangan.
Operasi Senyap yang Terjadwal
Warga setempat mengungkapkan bahwa suara gergaji mesin (chainsaw) telah menjadi “musik latar” rutin setiap pekan. Kawasan yang seharusnya steril dari aktivitas ekonomi kini berubah fungsi menjadi area produksi kayu ilegal.

Metode Bumi Hangus, Setelah kayu bernilai tinggi dijarah, lahan dibakar pada musim kemarau untuk menghilangkan bukti fisik sekaligus membuka ruang bagi penguasaan lahan ilegal.

banner 325x300

Dalam penelusuran mendalam, satu nama muncul secara konsisten dari berbagai lapisan narasumber, Lambok Nadeak. Ia diduga kuat menjadi pengendali utama yang mengoordinasikan eksekusi di lapangan hingga alur keluar-masuk kayu hasil jarahan.
“Nama ini muncul berulang kali, dari sumber yang berbeda-beda. Ini bukan lagi soal personal, melainkan indikasi adanya aktor intelektual di pusat kendali operasi,” tulis laporan tim investigasi di lapangan.

Salah satu temuan paling mencolok adalah dugaan kebocoran informasi pengawasan. Aktivitas penebangan kerap berhenti secara mendadak sesaat sebelum adanya inspeksi atau patroli.
Ketidakhadiran tindakan tegas seperti penyitaan alat berat atau penutupan akses jalan kayu menimbulkan tanda tanya besar bagi publik,Apakah ini murni kelalaian, atau ada pembiaran yang terstruktur.
Memperingatkan bahwa apa yang terjadi di Lae Napinagar bukan sekadar pencurian kayu, melainkan perampasan aset masa depan.
Ancaman nyata, Erosi masif, hilangnya debit sumber air warga, dan risiko bencana longsor yang menghantui desa-desa di bawah lereng.
Praktik transaksi lahan ilegal di bekas area terbakar menunjukkan adanya upaya mengubah status kawasan konservasi menjadi milik pribadi.

Penyebutan nama dalam laporan ini bukanlah vonis hukum, melainkan catatan publik atas fakta-fakta yang ditemukan di lapangan. Kini, bola panas berada di tangan aparat penegak hukum.
Publik kini bertanya,Sampai kapan paru-paru Dairi dibiarkan sekarat sebelum tangan besi hukum menyentuh para pemain utamanya.TIM(LTH)

banner 325x300