DAIRI – Mediamutiara.Com Kabar gembira sekaligus langkah nyata pembenahan akses utama Kabupaten Dairi hadir kembali. Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, memimpin langsung rapat koordinasi strategis mengenai rencana pelebaran Jalan Nasional ruas Simpang Salak hingga Simpang Taman Wisata Iman (TWI) Sitinjo, di Ruang Rapat Bupati Dairi, Kamis (21/5/2026). Pertemuan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah menjawab keluhan seluruh lapisan masyarakat yang selama ini kerap terjebak kemacetan di jalur vital tersebut.
Fokus utama pembahasan adalah langkah pemindahan berbagai jaringan utilitas yang membentang di sepanjang lokasi pembangunan. Hal ini dinilai sangat krusial dan harus diselesaikan lebih dulu, agar proses pengerjaan pelebaran jalan nantinya berjalan lancar, cepat, dan tidak mengganggu pelayanan publik maupun aktivitas warga sehari-hari.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala menegaskan, pelebaran jalan ini bukan sekadar proyek biasa, melainkan kebutuhan mendesak bagi semua kalangan—mulai dari warga biasa, pelaku usaha, hingga wisatawan. Sinergi dan koordinasi ketat antarinstansi menjadi kunci utama agar proyek ini tidak terhambat. Pemerintah sangat berharap, setelah pelebaran rampung, kemacetan parah yang kerap melanda jalur ini akan hilang total, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap pengguna jalan.
Rapat penting ini dihadiri jajaran pimpinan tinggi daerah, mulai dari Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, hingga perwakilan mitra strategis seperti PT PLN (Persero), PDAM Tirta Nciho, dan PT Telkom Indonesia Cabang Sidikalang. Kehadiran semua pihak ini menegaskan bahwa pembangunan ini menjadi perhatian bersama demi kemajuan Dairi.
Pemerintah Kabupaten Dairi menuntut tindak lanjut cepat dari seluruh instansi terkait sesuai kewenangan masing-masing. Targetnya jelas: seluruh pemindahan utilitas tuntas tepat waktu, sehingga pembangunan pelebaran jalan nasional ini dapat segera dimulai dan segera dinikmati manfaatnya oleh seluruh masyarakat Dairi.
(LTH)
























