PAKPAK BHARAT – Mediamutiara.com Suasana penuh semangat dan harapan menyelimuti Desa Perpulungan, Kecamatan Kerajaan, saat Anggota DPR Provinsi Sumatera Utara Dapil XI (Karo, Dairi, Pakpak Bharat), Hizkia Reinhard Matondang, melaksanakan kegiatan Reses II Tahun Sidang 2025–2026. Kedatangan politisi Partai Nasdem ini disambut hangat oleh tokoh masyarakat, perangkat desa, dan ratusan warga yang antusias ingin menyampaikan langsung kebutuhan dan harapan mereka.
Kegiatan yang dipantau wartawan Perpulungen-Media Mutiara.Com ini dibuka dengan sambutan dari tokoh masyarakat, yang mengapresiasi kehadiran wakil rakyat yang bersedia turun langsung ke akar rumput. Kepala Desa Perpulungan, Jamadin Padang, dalam sambutannya juga menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaan atas perhatian Hizkia Matondang terhadap wilayah kerjanya, yang meliputi tiga kabupaten strategis di dataran tinggi: Karo, Dairi, dan Pakpak Bharat.
Dalam kesempatan itu, Hizkia Matondang yang didampingi setia oleh Juntri Habeahan memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan amanah yang diembannya sebagai anggota Komisi C DPRD Provinsi Sumut. Ia menegaskan bahwa kehadirannya dalam masa reses ini bukan sekadar seremonial, melainkan tugas konstitusional untuk menampung seluruh aspirasi masyarakat, yang selanjutnya akan dibawa, diperjuangkan, dan dibahas bersama dalam sidang dewan guna diterjemahkan ke dalam program dan anggaran pembangunan.
“Kehadiran saya di sini adalah bukti bahwa suara masyarakat Pakpak Bharat, Karo, dan Dairi adalah prioritas utama. Segala apa yang Bapak/Ibu sampaikan hari ini akan saya catat, saya perjuangkan di tingkat provinsi, dan saya laporkan kembali hasilnya. Ini adalah komitmen saya sebagai wakil rakyat,” tegas Hizkia di hadapan warga.
Sesaat setelah pembukaan, sesi penyampaian aspirasi berlangsung sangat aktif. Salah satu warga, seorang guru bermarga Munte, mengangkat suara terkait akses pendidikan. Ia meminta perhatian serius untuk pembangunan jalan masuk menuju lokasi Sekolah Dasar (SD) di Desa Perpulungan. Jalan yang dinilai kurang memadai itu dikhawatirkan menghambat kelancaran kegiatan belajar mengajar dan keamanan para siswa.
Masalah infrastruktur jalan juga kembali disuarakan oleh Bapak Padang, seorang warga yang berprofesi sebagai petani. Ia sangat memohon agar kualitas jalan di wilayah itu diperbaiki dan dipastikan kelancarannya. Menurutnya, kondisi jalan yang buruk sangat mempengaruhi harga jual hasil pertanian warga. “Kalau jalan bagus, hasil panen kami bisa sampai ke pasar dengan selamat dan harganya bernilai tinggi. Kalau jalan rusak, kami yang rugi,” ungkapnya. Selain jalan, ia juga mempertanyakan ketersediaan dan pemerataan pupuk bersubsidi yang kerap menjadi kendala utama dalam kegiatan bercocok tanam warga.
Tak hanya infrastruktur dan pertanian, aspirasi juga datang dari bidang sosial keagamaan. Seorang perwakilan jemaat Gereja GKKPD Perpulungan menyampaikan harapan agar pemerintah provinsi dapat mengalokasikan dana hibah bagi tempat ibadah. Dana tersebut diharapkan dapat mendukung pemeliharaan dan pembangunan sarana ibadah yang menjadi pusat kegiatan rohani dan persatuan masyarakat setempat.
Antusiasme warga Desa Perpulungan dan sekitarnya sangat terasa. Mereka rela datang jauh-jauh dan meluangkan waktu demi memastikan kebutuhan desa mereka terdengar sampai ke tingkat provinsi. Kehadiran Hizkia Matondang dianggap sebagai angin segar, terlebih karena ia merupakan wakil rakyat yang lahir dari daerah pemilihan yang sama dan memahami betul karakter serta tantangan wilayah dataran tinggi.
Di akhir kegiatan, warga menyampaikan harapan besar agar seluruh aspirasi yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti. Mereka percaya, dengan posisi dan peran Hizkia Reinhard Matondang di Komisi C DPRD Sumut, perjuangan untuk mendapatkan perhatian anggaran dan kebijakan bagi Kabupaten Pakpak Bharat akan semakin kuat dan berbuah nyata.
Kini mata warga tertuju pada langkah selanjutnya. Kehadiran reses ini membuktikan bahwa wakil rakyat hadir bukan hanya saat masa kampanye, tetapi terus bekerja mendengar dan memperjuangkan hak-hak konstituennya demi kemajuan bersama Sumatera Utara, khususnya di wilayah Dapil XI.
(Tim/LTH)
























