banner 728x250
Berita  

Perambahan Hutan di Pulau Padang Meranti belum Berhenti, Kegiatan Diduga Didukung Cukong Asal Malaysia

banner 120x600
banner 468x60

KEPULAUAN MERANTI — Mediamutiara.com _Seperti hari-hari sebelumnya, Perambahan Hutan di Pulau Padang Meranti belum juga berhenti, kegiatan diduga masih Didukung Cukong Asal Malaysia. Hal itu dikatakan Warga Meranti dengan inisial nama AD , pada Rabu 15 Juli 2026 siang jelang sore WIB.

Seperti pada keterangan inisial AD warga setempat, “Tadi malam diperkirakan ± 40 ton kayu ilegal diangkut ke Ketam Putih
Kapospol Bandul S. Widodo menyampikan bahwa! dirinya setelah dapat info dari masyarkat langsung mengejar kapal yang membawa kayu ilegal itu, namun! setelah merapat ada dua speed boat yang mengawal, pengawalan diduga dilakukan oknum TNi Didal,” Terang Warga seperti dikatakan Widodo terhadap warga inisial AD itu

banner 325x300

Lebih lanjut, masih kata AD tadi, “Karena saya sendiri, Speed tersebut menurut S . Widodo menerangakan bahwa ia tidak berani mengkap kapal yang membawa ilog tersebut,”Ucapnya S Widodo ke AD warga sebagai narasumber media ini.

Oleh karena itu, masyarakat banyak berpendapat, kata AD,”Hanya dengan menempatkan satu orang Personil yang berpangkat Briptu dari APH Pos untuk jaga Pos pengamanan, mana mungkin bisa memberantas Ilog di Pulau Padang,”Ucap AD seorang warga dengan nada kesal.

“Seharusnya kasus Ilog ini jadi atensi pimpinan APH terkait juga Kemenhut RI , karena pelaku ambil kayu bukan lagi untuk cari makan, tapi untuk mencari kekayaan dan jadi penumpuk harta, dugaan kita ya pasti ada persekolan oknum dari berbagai instansi APH serta dinas terkait yang ‘bermain’ di sana, “Kata Warga Inisial AD itu.

“Pembalakan liar di Pulau Padang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, diketahui telah menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah seperti Kementrian Kehutanan RI dan penegak hukum. Terutama wilayah yang paling rawan berada di sekitar kubah gambut, kerap menjadi sasaran penebangan kayu tanpa dokumen resmi, maka itu kami sebagai masyarakat minta agar Kapolda Riau melalui Kapolres Kepulauan Meranti, menurunkan banyak personilnya ke lokasi untuk menindak tegas para pelaku pembalakan liar ini,”Pinta Warga agar kegiatan Ilog jadi intensi Kepolisian Polda Riau

Informasi terbaru, sebuahh pompong pengangkut kayu sudah masuk di Sungai Dedap , tapi pompong itu keluar tidak membawa kayu, menurut informasi yang didapatkan bahwa pihak pompong telah megngetahui akan ada pengintaian dari APH, namun tengah malamnya kapal atau pompong kembali membawa kayu rakitan yang sudah ditumpuk di Jembatan Sungai Dedap, diperkirakan kayu 40 ton diangkut dua kali ke Ketam Putih.

Kapospol Airud Bandul S. Widodo, menjelaskan bahwa dirinya sudah koordinasi dengan Kapolres Kepulauan Meranti dan Kasat Airud, “Kita akan bentuk tim yang mungkin ada tambahan dari Polda Riau, “Tutup Warga AD seperti apa yang disampaikan S.Widodo terhadap dirinya.

(K4RT4 4TM474)

banner 325x300