Dairi – MediaMutiara – Kayu Meranti dan damar menjadi primadona, Diduga kejahatan ilegal logging di desa Lae itam dusun pahlawan kecamatan SIEMPAT nempu hilir
Awak media dan lembaga swadaya masyarakat suara independen rakyat adil (lsm-sira) menyoroti adanya salah satu oknum TNI dan wartawan turut serta ikut menjadi bos bahan kayu olahan Meranti dan damar mendapat bagian dari hasil hutan Meranti dan damar.
Padahal kita sebagai pecinta Sumber Daya Alam dan Ekosistem Di desa Lae itam dusun pahlawan kecamatan SIEMPAT nempu hilir menjelaskan, untuk Hutan desa Lae itam saat ini masih didominasi oleh kayu Meranti, dan damar campuran.
Kepada Dishut KPH empat belas kabupaten Dairi agar menindak tegas para pemain ilegal logging
Yang berinisial Ama nimakda Manalu sebagai tukang sengso dihutan dan salah satu oknum TNI berinisial N,Hutajulu sebagai bos pembeli kayu olahan Meranti dan damar tersebut
“Karena harga kayu Meranti cukup mahal di pasaran kayu saat ini. Membuat kayu tersebut sering diselundupkan oleh para pelaku ilegal logging,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Kamis(20/6).
Untuk diketahui, harga di pasaran untuk kayu Meranti berkisar 6 sampai 7 juta per ton.
“Harga kayu Meranti jika sudah sampai di kota sidikalang cukup mahal bekisar 6 sampai 7juta per ton”ujar narasumber yg tidak bisa disebut namanya.
Sedangkan, untuk dapat melakukan penebangan pohon Meranti diperlukan surat izin.
“Begitu juga untuk perdagangan Kayu Meranti harus dilengkapi dengan surat izin,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, narasumber juga mengatakan, Dinas Kehutanan sidikalang harus secara langsung melakukan pengawasan jalur masuk dari ilegal logging tersebut.
“Dengan adanya pengungkapan kegiatan ilegal logging yang masuk dari Lae itam dari dusun pahlawan kecamatan SIEMPAT nempu hilir maka awak media dan lsm-sira langsung turun kelokasi
Dan mendapati diperjalanan menuju sinampang langsung menemukan mobil yg ber pelat no BB 8901yf dan awak media dan LSM menyetop mobil damtrak tersebut ternyata berkat laporan masyarakat Lae itam sangat jelas membawa Meranti dan damar yg membawa bahan jadi sekitaran empat ton.
Selang beberapa menit awak media mencoba mempertanyakan bahwa Sanya kayu olahan tersebut milik siapa,dan sang sopir menjawab “ini kayu N, Hutajulu anggota TNI,ucap, sopir truk.
Sang supir juga menyempatkan menelpon pemilik kayu tersebut yaitu N,h
Untuk di kabupaten dairi jalan masuk kayu ilegal tersebut melalui jalur darat parongil dan bunturaja
“Untuk jalur darat melewati Polsek buntu raja dan menuju lokasi n,h melewati Polres Dairi.
Penulis : LAMHOT TUA P HABEAHAN























