banner 728x250
Berita  

DAIRI MEMBARA! Skandal Rokok Ilegal “Titan” Terbongkar, Pelaku Kebal Hukum, Seragam Negara Diduga Jadi Tameng

banner 120x600
banner 468x60

DAIRI – Mediamutiara.com Hukum di Kabupaten Dairi seolah mati suri. Di saat negara berjuang memulihkan ekonomi, bisnis gelap rokok ilegal merek “Titan” justru menggurita dengan angkuh. Tak tanggung-tanggung, sang bandar terang-terangan menantang hukum, seolah wilayah Dairi adalah “republik kecil” milik mereka yang tak tersentuh tangan negara.
Operasi Senyap di Balik Kegelapan
Kamis dini hari, 9 April 2026, pukul 00.40 WIB ketika rakyat kecil tertidur lelap sebuah mobil box Canter menyelinap bak pencuri ke area Stadion Baru Panji Bako. Tim investigasi Mediamutiara.com berhasil membongkar aktivitas haram ini. Sebuah rumah hunian disulap menjadi gudang raksasa pemusnah pendapatan negara.
Ironisnya, sang pengelola, AB, disebut-sebut merasa di atas angin. Aroma busuk nepotisme menyeruak tajam: iparnya, berinisial G N, disinyalir merupakan oknum aparat penegak hukum. Inikah alasan mengapa truk-truk pengangkut racun ilegal ini bisa melenggang bebas tanpa takut dicegat patroli.
Arogansi Sang Bandar: “Laporkan Saja, Kami Tak Takut”
Pemandangan di lokasi sungguh memuakkan. Di tengah bongkar muat puluhan kardus rokok tanpa pita cukai, AB muncul bukan dengan rasa takut, melainkan dengan keangkuhan yang meludahi wajah hukum.
“Kalau kalian mau beritakan, silakan saja. Kalau kalian mau melaporkan ke pihak berwenang, silakan saja” tantang AB dengan nada meremehkan.
Pernyataan ini bukan sekadar gertakan; ini adalah tamparan keras bagi Kapolres Dairi, Kantor Bea Cukai, hingga Bupati Dairi. Tantangan AB secara tersirat menyatakan bahwa hukum di Dairi bisa dibeli, atau setidaknya, bisa ditundukkan di bawah kaki koneksi keluarga.

90 kardus rokok ilegal yang dibongkar malam itu hanyalah puncak gunung es dari bisnis yang sudah berjalan bertahun-tahun. Ribuan batang rokok ilegal beredar, meracuni masyarakat, dan merampok triliunan rupiah potensi devisa negara dari sektor cukai.
Pertanyaan besarnya.
Bea Cukai: Mengapa barang haram ini bisa menembus perbatasan hingga masuk ke jantung Dairi Apakah radar pengawasan sengaja “dimatikan”
Polres Dairi: Apakah benar seragam instansi Anda dijadikan “payung teduh” bagi pelaku kriminal
Pemkab Dairi: Sampai kapan pembiaran ini dilakukan sementara pelaku usaha legal mati perlahan dihantam produk ilegal.
Dairi tidak butuh pejabat yang hanya pandai beretorika di balik meja. Rakyat menunggu aksi nyata: Tangkap AB, geledah gudangnya, dan seret oknum yang membekinginya, Jika hari ini hukum diam, maka jangan salahkan publik jika mereka percaya bahwa “Uang dan Koneksi” jauh lebih berkuasa daripada Undang-Undang di tanah Dairi.

banner 325x300

(Tim Investigasi Redaksi)

banner 325x300