KISARAN — MEDIAMUTIARA.COM – Praktik perjudian jenis tembak ikan dan Toto Gelap (Togel) merek “AK” yang diduga kuat dikendalikan oleh Arifin Sirait alias Aseng Kayu, kembali menjadi sorotan panas. Beroperasi di Jalan Kartini, Kabupaten Asahan, aktivitas ilegal ini bukan hanya berjalan, tapi terindikasi semakin “kebal hukum” lantaran diduga mendapat perlindungan oknum Aparat Penegak Hukum (APH).
Fakta di lapangan sungguh memprihatinkan. Sistem keamanan di lokasi judi tersebut berjalan sangat rapi, terstruktur, dan disiplin. Bahkan, dinilai jauh lebih sigap dibandingkan kedatangan petugas yang tak kunjung tiba. Penerapan “lakban kamera” bagi setiap pengunjung untuk mencegah pendokumentasian dilakukan sangat ketat, seolah-olah dinding hukum negara tak mampu menembus masuk.
Kondisi ini semakin mempertegas dugaan kuat adanya “payung hukum” yang melindungi sindikat ini. Sosok yang disebut-sebut mengendalikan operasional berinisial “TM” pun tampak berani menantang negara.
Pertanyaan besar kini bergelayut di benak publik: Masihkah hukum berdiri tegak, atau sudah bertekuk lutut di bawah kekuatan mafia perjudian?
Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumut menemui jalan buntu. Pesan yang dikirim hanya dibaca, namun tak ada jawaban. Sikap bungkam ini semakin memperdalam kecurigaan adanya pembiaran sistematis, atau bahkan konflik kepentingan di balik layar.
Warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mendesak tindakan nyata, bukan sekadar seremonial atau pencitraan. Mereka meminta Kapolda Sumut dan Dirreskrimum Polda Sumut untuk segera menurunkan tim khusus Jatanras.
“Kami minta operasi dilakukan senyap dan tegas, layak penggerebekan kasus Baccarat sebelumnya. Jangan libatkan unsur lokal agar tidak ada kebocoran informasi,” tegas salah satu warga.
Mereka menegaskan, membiarkan judi ini terus beroperasi sama saja dengan memelihara kejahatan. Jika dibiarkan, yang akan runtuh bukan hanya wibawa hukum, tapi juga kepercayaan masyarakat terhadap negara.
(Tim,LTH)
























