banner 728x250
Berita  

Teka-Teki Kematian Boy Simamora: Hasil Forensik Bantah Isu Diterkam Buaya, Keluarga Desak Aktor Intelektual Diungkap

banner 120x600
banner 468x60

TAPANULI TENGAH – Mediamutiara.com Misteri kematian Boy Simamora yang sempat menyita perhatian publik selama lebih dari satu bulan terakhir mulai menemukan titik terang. Spekulasi liar yang menyebut korban tewas akibat keganasan satwa liar dibantah keras oleh tim hukum keluarga berdasarkan bukti ilmiah mutakhir.
Kuasa Hukum keluarga almarhum, Parlaungan Silalahi, SH., MH, secara resmi mengumumkan hasil pemeriksaan forensik yang mematahkan rumor tersebut. Pengumuman penting ini disampaikan usai jalannya gelar perkara yang berlangsung di Polres Tapanuli Tengah pada Selasa (15/7/2026) siang.
“Dari hasil pemeriksaan forensik, dapat kami simpulkan secara tegas bahwa almarhum Boy Simamora bukanlah meninggal karena diterkam buaya,” ujar Parlaungan di hadapan awak media dan tim penyidik.
Mematahkan Asumsi, Menuju Fakta Baru,
Sebelum hasil forensik ini keluar, opini yang berkembang di tengah masyarakat menyebutkan bahwa Boy kehilangan nyawanya akibat serangan buaya saat berada di kawasan perairan Tapanuli Tengah. Namun, berbekal hasil autopsi dan pemeriksaan medis terukur, narasi tersebut kini resmi gugur.
Dengan fakta baru ini, arah penyelidikan dipastikan berubah drastis. Indikasi adanya tindak pidana atau keterlibatan pihak lain kini menjadi fokus utama yang dinantikan publik.
Perjuangan Seorang Ibu dan Tuntutan Keadilan
Di balik upaya mengungkap kebenaran ini, ada sosok Ibu Mona Tampubolon, ibu kandung almarhum yang tak lelah mencari keadilan bagi putranya. Hasil forensik ini menjadi amunisi baru bagi keluarga untuk mendesak aparat penegak hukum bergerak lebih cepat.
Parlaungan Silalahi menegaskan, pihak keluarga meminta kepolisian segera mengidentifikasi dan menangkap pelaku yang bertanggung jawab atas kematian Boy Simamora.
“Kami meminta agar proses hukum ini berjalan secara transparan, akuntabel, dan tidak ada satu hal pun yang ditutup-tutupi. Keluarga hanya ingin keadilan yang seutuhnya,” pungkas Parlaungan.
Polisi Terus Lakukan Pendalaman
Gelar perkara yang berlangsung sejak pukul 14:00 WIB tersebut berjalan intensif dengan menghadirkan tim forensik, penyidik, serta perwakilan keluarga korban. Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Tapanuli Tengah dilaporkan masih terus melakukan pendalaman dan mengumpulkan bukti-bukti pendukung lainnya.
Kasus ini kini memasuki babak baru, di mana publik menanti respons cepat kepolisian untuk mengungkap siapa dalang di balik tragedi yang menimpa Boy Simamora.
Penulis: Tim Redaksi mediamutiara.com
Editor: Redaksi mediamutiara.com

banner 325x300