KUANTAN SINGINGI – Mediamutiara.com Dugaan praktik prostitusi terselubung di sebuah rumah kontrakan kawasan RT 02 Snambek, Kelurahan Seijering, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, kini tengah menjadi sorotan tajam warga setempat.
Aktivitas di rumah kontrakan yang dihuni oleh seorang wanita asal Sumatera Barat berinisial Ds tersebut, dinilai telah lama mengganggu kenyamanan dan ketertiban lingkungan sekitar.
Menurut keterangan warga, keresahan dipicu oleh intensitas tamu pria yang datang silih berganti, terutama pada malam hari. Tak hanya itu, kendaraan para tamu yang kerap diparkir sembarangan di depan dan samping rumah warga tanpa izin, mulai memicu konflik sosial.
Salah seorang warga setempat menceritakan, dampak dari aktivitas tersebut bahkan sempat memicu salah paham antar-keluarga di lingkungan mereka.
“Pernah ada seorang istri yang mendatangi lingkungan kami untuk mencari suaminya, karena mendapat informasi mobil suaminya terparkir di depan rumah kami. Situasi seperti ini tentu merugikan dan bisa mencoreng nama baik kami di mata masyarakat,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya itu, Minggu (31/5/2026).
Ia mengaku sudah berulang kali menegur agar kendaraan para tamu tidak diparkir sembarangan, namun teguran tersebut kerap diabaikan. Berdasarkan bukti percakapan pesan singkat WhatsApp, wanita yang bersangkutan bahkan sempat meminta agar keberadaannya dirahasiakan dari pihak luar yang mencarinya.
Selain itu, beredar pula informasi mengenai adanya tarif kamar tertentu untuk mempermudah membawa tamu pria ke dalam kontrakan. Kendati demikian, informasi tersebut sejauh ini masih sebatas pengakuan sepihak dan belum dapat dipastikan kebenarannya secara hukum.
Polemik ini kembali mencuat pada Minggu (31/5/2026), setelah warga kembali mendapati sebuah mobil asing terparkir di dekat permukiman hingga menginap, yang diduga milik salah satu tamu di kamar kontrakan Ds.
Ketua RT dan Satpol PP Diminta Bertindak
Menanggapi keresahan yang berlarut-larut, Ketua RT 02 Snambek saat dikonfirmasi membenarkan bahwa aktivitas di kontrakan tersebut sudah lama menjadi perhatian warga.
“Kalau informasi dari masyarakat memang sudah lama seperti itu dan banyak warga yang mengetahui. Persoalan ini akan segera saya sampaikan kepada pihak RW dan instansi terkait untuk ditindaklanjuti,” tegas Ketua RT.
Di sisi lain, perwakilan warga mengaku telah melaporkan indikasi pelanggaran pekat (penyakit masyarakat) ini kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kuantan Singingi. Namun hingga berita ini diturunkan, warga melihat belum ada tindakan penertiban atau langkah konkret di lapangan.
Masyarakat berharap pemerintah daerah, aparat kelurahan, Satpol PP, serta aparat penegak hukum segera turun tangan melakukan pemeriksaan mendalam. Warga mendesak adanya tindakan tegas sesuai hukum dan norma yang berlaku demi mengembalikan ketenteraman lingkungan.
Sampai informasi ini dipublikasikan, pihak wanita berinisial Ds, pemilik kontrakan berinisial RJ, maupun pihak Satpol PP Kuansing belum memberikan keterangan resmi. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi seluas-luasnya bagi pihak-pihak terkait.(***)
Beranda
Berita
Diduga Jadi Lokasi Prostitusi Terselubung, Rumah Kontrakan di Kuantan Tengah Meresahkan Warga
Diduga Jadi Lokasi Prostitusi Terselubung, Rumah Kontrakan di Kuantan Tengah Meresahkan Warga
























