banner 728x250
Berita  

BumDes Rindu Sepakat Desa Pulau Jambu di Duga Tidak Aktif Alias Mati Suri, Ada Apa?

banner 120x600
banner 468x60

 

ket foto : Net, ilustrasi bumdes

banner 325x300

Kuansing (MediaMutiara) – Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Rindu Sepakat yang berada di Desa Pulau Jambu kecamatan Cerenti, kabupaten kuantan Singingi, Riau diduga tidak aktif alias mati suri. BUMDES yang didirikan pada tahun 2019 lalu ini merupakan suatu usaha milik Desa yang dimodali oleh dana BKK (Bantuan Keuangan khusus) provinsi Riau dengan harapan bisa mengangkat perekonomian masyarakat Desa, mengurangi pengangguran, menampung dan membantu memasarkan hasil pertanian masyarakat, dan masih banyak lagi tujuan dari didirikannya BUMDES ini.

Di samping diharapkan bisa mendapatkan pemasukan berupa keuntungan ke Desa, usaha BUMDES ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Pulau Jambu. Namun kenyataannya sangatlah jauh dari keinginan masyarakat.

Saat di konfirmasi Ayub Kelana mantan direktur BumDes Rindu Sepakat mengatakan kepada media ini “iya, memang benar BumDes Rindu Sepakat sampai saat ini tidak adanya terlihat aktivitas,” semenjak dirinya tak lagi menjadi direktur BumDes. Jum’at, 21/02/2025

lebih lanjut ayub mengatakan semenjak dirinya diberhentikan dari direktur bumdes tersebut dia tidak mengetahui lagi tentang bumdes yang ada di desa pulau jambu tersebut.

Saat awak media menanyakan apa penyebab diberhentikannya saudara Ayub dari jabatan direktur bumdes tersebut dengan gamblang Ayub menjelaskan bahwasanya dirinya dituduh menghabiskan uang bumdes yang mana sejatinya bumdes tersebut sendiri belum beroperasi.

“Saya dituduh menghabiskan uang bumdes, padahal sejatinya bumdes tersebut belum beroperasi, saat saya menjadi Direktur BumDes tersebut ” tutur Ayub Kelana.
Jika ingin mengetahui lebih lanjut silahkan konfirmasi kepada kepala desa atau Direktur BumDes yang sekarang, atau kalau perlu langsung tanyakan ke inspektorat kabupaten kuantan Singingi” tutupnya

Di tempat terpisah saat salah seorang Masyarakat ditanya terkait keberadaan BumDes rindu sepakat, dia mengatakan “kalau soal bumdes kami sebagai masyarakat sebenarnya tidak mengetahui dengan pasti namun menurut pengetahuan kami bumdes itu sudah berulang kali mengganti bidang usahanya.

Bahkan tidak ada satupun yang terlihat jadi atau berhasil, dan semenjak dari saudara Ayub direktur Sudah beberapa kali dilakukan pergantian,”

“Informasi yang berkembang di masyarakat menyebutkan bahwa sejumlah dana yang seharusnya digunakan untuk program pemberdayaan ekonomi dan pengembangan usaha lokal tidak dimanfaatkan.

Masyarakat pun mengungkapkan kekecewaan mereka, mengingat besarnya potensi dana tersebut untuk memajukan ekonomi desa.

Selanjutnya masyarakat tersebut berharap kepada pihak-pihak terkait, Kejari Kuantan, Tipikor Polres untuk dapat menindaklanjuti terkait bumdes yang ada di desa pulau jambu, karena kami sudah sangat resah bahwa BumDes tersebut tidak adanya untung bagi masyarakat, dan kami duga hanya untuk kepentingan oknum oknum saja,” jelasnya

Dan yang menjadi suatu keanehan, keamburadulan dan pailitnya Bumdes Desa Pulau Jambu tetap ditutupi oleh oknum-oknum seperti PJ Kepala Desa. Tentunya hal ini menjadi sebuah tanda tanya.

Sampai berita ini ditayangkan, pihak media belum bisa mendapatkan informasi dari PJ kepala desa pulau jambu maupun dari Direktur BumDes Rindu Sepakat.
(Zul)

banner 325x300