Pekan Baru — Mediamutiara.com Ketua RW 15, kelurahan Sidomulyo Barat, kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, Saharudin mengingatkan kepada seluruh orang tua yang tergabung jadi warganya, agar selalu waspada anak-anak tidak jadi penyalaguna narkotika, terutama kepada orang tua yang memiliki anak usia remaja agar selalu mendiskusikan bahaya narkoba terhadap anak-anak. Hal itu, disampaikan Ketua RW 15, Syaharuddin melalui telepon WhatsAppnya ke Insan Pers Mediamutiara.com , pada Sabtu, 16 Mei 2026 malam WIB.
Seperti dikatakan, Syaharuddin,”Penyalahguna narkoba sering kali dipicu oleh tiga faktor yaitu Lingkungan Pergaulan, Masalah Personal dan Rasa Ingin Tahu, ini terutama pada kalangan anak remaja”Ucap Ketua RW 15, Saharudin.
Lalu, terkait lingkungan pergaulan Ketua RW mencontohkan seperti adanya tekanan teman sebaya atau keinginan untuk diterima dalam kelompok pecandu narkotika tersebut.
Setelah itu, terkait masalah personal anak remaja , sebagai orang tua kita wajib memperhatikan, melihat dan mendengar perubahan sikap, gerak-gerik , tingkah laku tidak seperti biasanya atau adakah anak kita semacam upaya melarikan diri dari trauma, depresi, atau konflik keluarga.
Kemudian, masih kata Ketua RW, “Rasa ingin tahu juga bisa menjerumuskan anak remaja menjadi seorang penyalaguna narkoba,”Jelasnya singkat.
“Keinginan anak usia remaja muda dalam mencoba hal baru, tanpa memahami risiko jangka panjangnya seperti apa.”Cetus Saharudin singkat.
Perlu kita diketahui, untuk cara pencegahan dan penanganan
Pencegahan yang efektif, sangat memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak elemen masyarakat.
Pertama, komunikasi keluarga harus membangun hubungan terbuka antara orang tua dan anak untuk mendiskusikan bahaya narkoba.
Kedua, tidak kala pentingnya edukasi dini seperti orang tua memberikan pemahaman mengenai risiko kesehatan dan jeratan hukum sejak usia sekolah.
Ketiga, berbaur di lingkungan Positif. Jadi, tunjukkan anak untuk memilih lingkungan pertemanan yang sehat dan mengikuti kegiatan bermanfaat. Semacam kegiatan Remaja Masjid, pengajian, gotong royong dan kegiatan positif lainnya.
Ketua RW 15 kelurahan Sidomulyo Barat, Syaharuddin juga menyampaikan bagi yang telah terlanjur sebagai penyalagunaan narkotika jangan malu untuk melakukan rehabilitasi. ” Bagi pengguna yang sudah terlanjur kecanduan, pemerintah menyediakan layanan rehabilitasi melalui Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) seperti puskesmas dan rumah sakit yang ditunjuk”Tutup Sahrudin yang mengaku lewat telepon selulernya berada di Sumatera Barat.
Sementara , seorang Tokoh Muda di RW 15 tersebut, menyampaikan dukungan terhadap Kepolisian Daerah Riau. “Kami juga mendukung Polda Riau yang secara konsisten menunjukkan komitmennya, “zero tolerance ” terhadap peredaran narkotika. Maka, kami remaja muda, remaja tua dan seluruh lapisan masyarakat lainnya mendukungan penuh Kepolisian dalam operasi penindakan tegas untuk kedepannya terhadap peredaran narkoba itu, serta dukungan kami untuk langkah-langkah edukatif dari Kepolisian yang melibatkan masyarakat luas, ulama, pemeritah dan unsur warga lainnya,”Ucap seorang Tokoh Muda yang akrab disapa Iyank oleh warga di lingkungan RW 15, kelurahan Sidomulyo Barat.
Beberapa Ulama di RW 15, belum terkonfirmasi ke Insan Pers ini, untuk dimintai tanggapannya terkait (red) seperti Ustad Drs. H. Ruslan Rasmin ,S.Pd. , Ustad Drs H. Ghozali, Ustad Darmawan dan Ulama-ulama lainnya. Upaya konfirmasi akan terus dilakukan oleh Insan Pers ini, sehingga semua warga RW 15 “TOLAK PEREDARAN NARKOTIKA ” di Lingkungan Rukun Warga tersebut.( Karta Atmaja)
























