banner 728x250
Berita  

Diki Syahputra Desak Ketua IKKS Riau Tak Hambat Munas PB-IKKS: “Jaga Marwah Tokoh Publik”

banner 120x600
banner 468x60

PEKANBARU – Mediamutiara.com Menjelang rencana perhelatan Musyawarah Nasional (Munas) Pengurus Besar Ikatan Kekeluargaan Kuantan Singingi (PB-IKKS), tensi internal organisasi paguyuban tersebut mulai memanas. Sorotan tajam datang dari aktivis mahasiswa Riau, Diki Syahputra, yang secara terbuka meminta Ketua IKKS Provinsi Riau, Ir. H. Hendrizal, untuk tidak menghalangi proses demokrasi organisasi tersebut.
Munas PB-IKKS sedianya dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 16 Mei 2026, di Hotel Pangeran, Pekanbaru. Namun, muncul kabar kuat bahwa agenda tersebut kemungkinan besar akan ditunda. Penundaan ini diduga kuat akibat adanya dinamika dan upaya tertentu dari pihak Ir. H. Hendrizal yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Bupati Indragiri Hulu (Inhu).
Kritik Tajam Mahasiswa
Diki Syahputra, mahasiswa yang dikenal vokal dalam menyuarakan kritik di Bumi Lancang Kuning, menyayangkan sikap Hendrizal yang dinilai kurang arif dalam menyikapi agenda besar organisasi kekeluargaan tersebut.
“Saya berharap Ir. H. Hendrizal tidak menghalang-halangi Munas PB-IKKS. Sangat tidak elok jika sesama putra daerah saling menghambat dalam organisasi yang bersifat kekeluargaan,” tegas Diki dalam keterangannya, Jumat (15/5).
Menurut Diki, sebagai organisasi paguyuban, PB-IKKS seharusnya menjadi wadah pemersatu bagi masyarakat Kuantan Singingi (Kuansing) di perantauan, bukan justru menjadi panggung ego sektoral.
“Seharusnya kita bersatu menjaga kekompakan dan kebersamaan di perantauan, bukan malah menciptakan sekat-sekat yang merugikan organisasi,” tambahnya.
Pertanyakan Kedewasaan Berorganisasi
Lebih lanjut, Diki menyesalkan sikap Ir. H. Hendrizal yang dianggap tidak mengedepankan nilai-nilai kedewasaan sebagai seorang tokoh masyarakat dan pemimpin daerah. Menurutnya, posisi Hendrizal sebagai Wakil Bupati aktif seharusnya memberikan contoh kebijakan dan ketokohan yang matang.
“Beliau adalah tokoh publik, Wakil Bupati Inhu, sekaligus tokoh masyarakat Kuansing. Seharusnya beliau bijak menjaga marwah ketokohannya itu dengan mendukung kelancaran Munas, bukan justru menjadi penghalang bagi kemajuan negeri,” pungkas Diki menutup pernyataannya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Ir. H. Hendrizal belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan dan desakan yang disampaikan oleh kalangan mahasiswa tersebut. Publik kini menanti apakah Munas PB-IKKS akan tetap berjalan sesuai jadwal atau justru benar-benar mengalami penundaan.(***)

banner 325x300