KUANTAN SINGINGI – Mediamutiara.com Suara deru mesin dompeng yang memekakkan telinga kini menjadi musik harian bagi warga Desa Kompe Berangin, Kecamatan Cerenti. Ironisnya, aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) ini beroperasi bebas tepat di belakang fasilitas kesehatan masyarakat, Puskesmas Cerenti.
Berdasarkan investigasi di lapangan pada Sabtu (21/02/2026), terpantau sedikitnya 15 rakit dompeng tengah asyik mengeruk perut bumi. Tanpa rasa takut, para pelaku PETI ini seolah menantang hukum dan mengangkangi Undang-Undang Minerba di depan mata publik.
“Mereka Kebal Hukum”
Seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap pembiaran ini.
“Ada sekitar 15 rakit yang kerja di sini, Pak. Mereka main terang-terangan saja, seperti tidak ada aturan. Kami heran, kenapa belum ada tindakan tegas,” ujarnya dengan nada getir.
Lokasi penambangan yang berada persis di belakang Puskesmas memicu kekhawatiran ganda:
Ancaman Fisik: Bahaya abrasi yang bisa merusak fondasi bangunan Puskesmas.
Ancaman Kesehatan: Limbah merkuri dari aktivitas dompeng yang berisiko mencemari sumber air di sekitar fasilitas kesehatan.
Polsek Cerenti Masih Bungkam
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat seolah kehilangan taji. Belum ada tanggapan resmi maupun tindakan nyata dari Polsek Cerenti terkait menjamurnya rakit dompeng di wilayah hukum mereka.
Pemandangan ini memicu pertanyaan besar di tengah masyarakat: Apakah para pelaku PETI ini memang benar-benar kebal hukum, atau ada “main mata” di balik tirai operasional mereka.
Warga berharap Kapolda Riau dan Kapolres Kuansing segera turun tangan sebelum alam Cerenti hancur total dan wibawa hukum di desa ini benar-benar terkubur bersama lumpur dompeng.(Red)
Beranda
Berita
Puskesmas Cerenti "Dikepung" Belasan Rakit Dompeng, Hukum Seolah Mandul di Kompe Berangin
Puskesmas Cerenti “Dikepung” Belasan Rakit Dompeng, Hukum Seolah Mandul di Kompe Berangin
Puskesmas Cerenti "Dikepung" Belasan Rakit Dompeng, Hukum Seolah Mandul di Kompe Berangin
























