banner 728x250
Berita  

Horee ! Warga Ketaping Jaya 172 KK Terima BPNT -Mei-2026

banner 120x600
banner 468x60

INUMAN — Mediamutiara comPemerintah desa Ketaping Jaya, kecamatan Inuman, kabupatem Kuansing, telah melaksanakan kegiatan penyaluran Bantuan Pangan Non-Tunai (PBNT), masing-masing berupa beras Bulog sebanyak 20 Kg dan 4 liter minyak goreng ke 172 KK penerima BPNT, pada Rabu 20 Mei 2026 pagi jelang siang WIB.

Seperti dikatakan Kepala Desa Ketaping Jaya melalui Sekretaris Desa, Nurfajri, SH, “Iya benar Pak! sejak pagi tadi, kami Pemdes membagikan Bantuan Pangan Non-Tunai terhadap nama-nama tercatat. Dari nama-nama penerima itu, ternyata ada yang tidak layak lagi menerima BPNT dari pemerintah. Informasi itu, kami dapatkan dari belasan warga yang datang ke Kantor untuk menyampaikan aspirasinya bahwa! ada sebagian penerima yang tidak cocok lagi menerima bantuan BPNT,” Ucap Sekdes Nurfajri, SH., kepada Awak Media Centroriau.id  Ahad, 24 Mei 2026 malam WIB.

banner 325x300

Oleh karena itu, pemerintah desa Ketaping Jaya melalui Sekdes desa, mencoba menghubungi pihak Bandan Usaha Logistik atau Bulog melalui telepon WhatsAppnya.

Tidak lama kemudian, pihak Bulog atau lembaga pangan Indonesia di daerah itu, yang bertugas mengelola logistik, menjaga ketersediaan pasokan, dan menstabilkan harga bahan pokok seperti beras serta yang lainnya. Diketahui, kini telah beroperasi penuh sebagai BUMN (Badan Usaha Milik Negara) atau badan otonom di bawah Presiden.

Lebih lanjut, masih kata Sekdes, “Setelah pihak bulog sampai di Kantor Desa dan kami dari Pemdes, pihak Bulog serta beberapa warga yang datang tadi, melakukan komunikasi dalam mencari berbagai solusi dari masalah yang ada. Setelah dapat kesepakatan bersama. Nah, lalu kami pergi mengunjungi rumah warga yang dinilai mampu, seperti dikatakan dan ditunjukkan beberapa warga yang ini tadi,”Ucap Nurfajri, SH menjelaskan ke Awak Media ini .

Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) adalah program bansos dari pemerintah yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Program ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan setiap bulan melalui penyaluran bantuan secara non-tunai .

Kemudian pada akhirnya, pemerintah desa yang diwakili Sekretaris Desa dan pihak Bulog tiba di kediaman inisial nama ENW dan NS.  Seperti diketahui bersama, ENW dan NS dinilai memang keluarga telah cukup sejetera dan mapan secara ekonomi. Semua itu, terlihat dari rumah yang ditempati ENW sedikit terkesan mewah.

Lalu, tidak dibututuhkan waktu panjang lebar, pihak bulog  didamping Sekdes menjelaskan kepada penerima yang tidak memenuhi kriteria penerima lagi. “Kenapa bantuan diambil kembali, karena keluarga ENW memang sudah mampu dan mapan dan tidak layak menerima bantuan ini” Jelas seorang dari pihak Bulog terhadap anak dari ENW tersebut. Saat itu, ENW lagi keluar.

Anak dari ENW menjawab penjelasan dari Pihak Bulog , Pemdes melalui Sekdesnya Nurfajri. SH. “Silahkan dibawa dan diambiil kembali, Omak tak akan pernah marah, nanti saya bilang. Omak lagi keluar rumah,” Tutup anak ENW ke pihak yang berjuang ke rumahnya.

(Karta Atmaja)

banner 325x300