DAIRI – Mediamutiara.com Pemerintah Kabupaten Dairi menggelar Rapat Koordinasi dan Sinergitas Penyuluh Pertanian se-Kabupaten Dairi di Aula Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan, Selasa (29/9/2026). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Pemkab Dairi dalam merespons aspirasi masyarakat yang disuarakan melalui DPRD Dairi terkait belum optimalnya pendampingan bagi para petani di lapangan.
Dalam arahannya, Wabup Wahyu menekankan tiga poin strategis yang harus menjadi perhatian bersama seluruh jajaran penyuluh pertanian:
Transformasi Digital dan Keakuratan Data
Seiring bertransisinya penyuluh ke Kementerian Pertanian per 1 Januari 2026 berdasarkan Inpres No. 3 Tahun 2026, penyuluh dituntut menjadi agent of change. Mereka diimbau menguasai teknologi modern, mekanisasi, hingga menyajikan data lapangan yang akurat sebagai penentu kebijakan serta bantuan pertanian.
Pengawasan Ketat Distribusi Pupuk Subsidized
Penyaluran pupuk bersubsidi harus berbasis kebutuhan riil petani di lapangan agar terdistribusi merata dan tepat waktu. Wabup meminta penyuluh dan pihak terkait memperkuat pengawasan agar tidak terjadi ketimpangan antarwilayah.
Sinergi Mendukung Swasembada Pangan
Penyuluh diharapkan berada di barisan terdepan dalam mengawal pembangunan sektor pangan nasional, memastikan pengelolaan lahan produktif berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Saya berharap rakor ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan mampu menghasilkan rencana aksi yang konkret, terukur, dan operasional di lapangan,” tegas Wahyu.
Turut hadir dalam acara tersebut Kapoksi Pendampingan Modernisasi Pertanian BBRMP Sumut Dr. Khadijah El Ramija Lubis, Sekda Dairi Surung Charles L. Bantjin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Junihardi Siregar, Kadis Pertanian Kesti Rusda Angkat, serta jajaran penyuluh dan tim verifikasi-validasi (verpal). (LTH
























