KUANSING – Mediamutiara.com Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Pulau Bayur, Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, dilaporkan semakin brutal dan tak tersentuh hukum. Puluhan rakit dompeng beroperasi secara terang-terangan, menimbulkan pertanyaan besar: Mengapa Polsek Cerenti seolah tak berdaya memberantasnya.
Keresahan memuncak di kalangan warga Desa Pulau Jambu, yang lokasinya persis berseberangan dengan area tambang ilegal.
“Kami sudah sangat resah, Pak. Bahkan kompang akses penyeberangan kami dan anak-anak sekolah tidak bisa berjalan lagi karena dompeng-dompeng itu,” ungkap seorang warga Pulau Jambu yang enggan disebutkan namanya, kepada Mediamitiara.com (02/10/2025).
Kerusakan lingkungan dan terganggunya jalur vital penyeberangan menjadi bukti nyata dampak buruk kegiatan ilegal ini.
Seolah tak ada rasa takut, para pelaku PETI terus mengobrak-abrik sungai, merusak akses transportasi yang menjadi denyut nadi perekonomian warga.
Melihat Polsek Cerenti yang diduga ‘angkat tangan’, masyarakat Pulau Jambu kini melayangkan permohonan darurat. Mereka mendesak Polda Riau agar segera turun tangan dan menindak tegas rakit-rakit dompeng di Pulau Bayur. Siapa yang akan bertanggung jawab jika aktivitas warga lumpuh total.(Red)
























