banner 728x250
Berita  

Masyarakat Simandolak Sepakat Iuran Rp300 Ribu per Rumah demi Jalur Baru

banner 120x600
banner 468x60

KUANTAN SINGINGI — Mediamutiara.com Semangat gotong royong dan kekompakan warga Desa Simandolak, Kecamatan Benai, kembali membara. Melalui musyawarah desa yang digelar di Lapangan Bola PESSI Kenegerian Simandolak pada Kamis malam (8/10/2026), masyarakat sepakat menanggung iuran sebesar Rp300.000 per Kepala Keluarga (KK) untuk membiayai pembuatan Jalur Atom Baru.
Ratusan warga dari berbagai elemen—mulai dari pemuda, tokoh adat, hingga pengurus jalur—hadir dan duduk bersila melingkar memadati lokasi acara. Suasana musyawarah berlangsung hangat dan penuh antusiasme, terutama saat panitia menayangkan video proses penumbangan kayu calon jalur baru melalui layar proyektor.
Kepala Desa Simandolak, Pikri, menyampaikan apresiasi mendalam atas solidaritas dan komitmen yang ditunjukkan seluruh masyarakatnya.
“Alhamdulillah, musyawarah berjalan lancar dan sukses sesuai harapan. Semua kegiatan ini disambut antusias oleh warga sebagai penanda dimulainya perjuangan baru. Kita bisa melihat langsung betapa kuatnya semangat dan kekompakan warga Simandolak untuk mendukung pembuatan jalur baru ini,” ujar Pikri, Jumat (9/10/2026).
Senada dengan Kades, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Simandolak, Bujang Chevo, menegaskan bahwa kesepakatan ini menjadi bukti nyata fungsi tradisi di tengah masyarakat. Menurutnya, Pacu Jalur bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan simbol pemersatu dan jati diri warga Kuantan Singingi.
Pembuatan jalur yang didanai secara swadaya murni tanpa ketergantungan pada donatur tunggal ini diharapkan menjadi modal sosial yang kuat. Warga optimistis kebersamaan ini mampu membawa Desa Simandolak kembali berjaya dan diperhitungkan pada ajang Festival Pacu Jalur Tingkat Nasional mendatang.
Disinggung mengenai rumor politik yang menyebut dirinya berpotensi maju pada kontestasi ‘Jalur 2029’ di Kuansing, Pikri menanggapi santai.
“Kita fokus memimpin kebersamaan dan menjaga persatuan di Desa Simandolak dulu. Biarkan saja isu bergulir. Sekarang fokus utama kita adalah menyelesaikan pembuatan jalur baru ini,” pungkasnya tersenyum.(Krt)

banner 325x300