Kuansing (MediaMutiara) – Sampai saat ini Kuansing masih menjadi objek wisata Dompeng yang merusak lingkungan dan masih belum bisa di atasi oleh pihak-pihak terkait, terutama di desa Logas kecamatan Singingi.
Dari informasi yang di dapat bahwa puluhan Dompeng beroperasi di desa Logas kecamatan Singingi, tanpa adanya rasa takut melakukan aktivitas yang berbahaya tersebut.
“Sudah dari dulu aktivitas PETI di desa Logas berjalan, ada yang sudah berhenti tapi muncul lagi pemain baru, seakan-akan tak ada habisnya, kami harap Aparat penegak hukum khususnya Jajaran Polsek Singingi untuk dapat menindak dengan tegas” ujar narasumber.
Untuk di ketahui aktivitas PETI sekarang sudah menjadi atensi Mabes Polri, dan beberapa waktu yang lalu juga adanya kasus penembakan yang merenggut nyawa kasat Reskrim oleh Kabag OPS yang disebabkan kasus aktivitas tersebut.
Di duga oknum “bacok” menjadi aktor utama di desa Logas dari kegiatan tersebut, selain bck ada juga nama idn, as dan I, yang mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan hanya demi keuntungan beberapa oknum saja.
Saat di konfirmasi bacok dia mengatakan “Ooo punyo wandra tu ma bang… Temui la muo. bakawan je la,” ujar nya dalam bahasa daerah
Lanjut dia “Ka loge suak bang..
Biar jole info nyo. Nyo ado yang baru ma. Yang lamo ado la guluang tikar,” pesan WhatsApp
Kemudian saat ditanya terkait Dompeng yang dimiliki bacok tersebut, di menjawab “Agak jarak dari sekitar tu,”
Semoga kegiatan ini, juga menjadi atensi bagi Polres Kuansing untuk dapat mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
























