KUANTAN SINGINGI – Mediamutiara.com Rekam jejak bersih tanpa noda hukum di masa lalu menjadi indikator krusial dalam mencari figur pemimpin masa depan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Tokoh muda Riau, Diki Syahputra, secara terbuka menyatakan bahwa mantan Wakil Bupati Kuansing periode 2016–2021, H. Halim, merupakan figur yang paling layak didukung untuk menduduki kursi “K 1” (Bupati).
Diki menilai, rekam jejak bebas korupsi yang dimiliki H. Halim menjadi pembeda utama di tengah sejarah kelam birokrasi di wilayah tersebut.
“Sungguh luar biasa sekali Kabupaten Kuantan Singingi ini. Sudah empat orang baik mantan maupun yang aktif menjabat kepala daerah ditangkap oleh Aparat Penegak Hukum (APH) karena kasus korupsi,” cetus Diki.
Menurutnya, rentetan kasus hukum yang menimpa para mantan pemimpin terdahulu harus menjadi alarm keras bagi masyarakat dalam menentukan pilihan politik ke depan. “Seharusnya ini dijadikan pelajaran berharga. Kita jangan lagi memilih pemimpin hanya karena alasan-alasan pragmatis,” tambahnya.
Selesai dengan Diri Sendiri
Diki menegaskan, Kuansing hari ini membutuhkan pemimpin yang visioner dan fokus pada kesejahteraan rakyat, bukan figur yang memanfaatkan jabatan untuk memperkaya diri. Dari sudut pandang tersebut, latar belakang H. Halim sebagai pengusaha sukses di sektor perkebunan kelapa sawit dinilai menjadi jaminan tersendiri.
Ia juga mengajak masyarakat untuk membuang jauh-jauh sekat primordialisme atau sentimen latar belakang keturunan.
“Sudah tidak zamannya lagi kita mempersoalkan latar belakang keturunan Tionghoa. Saya justru yakin H. Halim adalah salah satu figur yang tidak akan korupsi karena beliau sudah selesai dengan urusan materinya sejak lama. Beliau tidak lagi mengejar kemewahan fasilitas, rumah, atau mobil mewah. Niatnya murni untuk mengabdi,” urai Diki.
Komitmen Kebijakan dan Kepedulian Sosial
Ketulusan H. Halim untuk mengabdi secara luas, menurut Diki, tercermin dari komitmen yang pernah disampaikan langsung kepadanya dalam sebuah diskusi tatap muka.
“Beliau pernah berkata kepada saya: ‘Bapak hanya mampu membantu segelintir orang secara pribadi, Ki. Tapi kalau bapak diberikan amanah jadi bupati, tentu bapak bisa membantu seluruh masyarakat melalui kebijakan yang bapak buat.’ Kalimat itu yang selalu saya ingat,” ungkapnya.
Selain dikenal ramah dan rendah hati, H. Halim bersama keluarga besarnya memang dikenal memiliki kedekatan sosial yang kuat dengan masyarakat akar rumput di Kuansing. Perhatiannya terhadap kelestarian budaya lokal dan pendidikan juga dinilai konkret.
“H. Halim itu sangat murah hati. Kontribusinya nyata, mulai dari bantuan ratusan juta rupiah untuk bonus festival Pacu Jalur, program beasiswa, hingga berbagai kegiatan sosial lainnya,” pungkas Diki.(***)
Dinilai Bersih dari Kasus Hukum, H. Halim Disebut Layak Pimpin Kuansing
























