banner 728x250

Bupati Pakpak Bharat bertemu dengan Plt Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI

banner 120x600
banner 468x60

Pakpak Bharat — mediamutiara.com
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor bertemu Plt Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI Dr Abdul  Roni Angkat S.TP M.Si di Kantor Pusat Kementerian Pertanian RI Jakarta.

Dalam kesempatan ini Bupati memaparkan kondisi sektor perkebunan di Kabupaten Pakpak Bharat.
Beliau menjelaskan kondisi riil Perkebunan Sawit Rakyat di Kabupaten Pakpak, tanamaan kopi, kakao, peluang dan pengembangan sektor peternakan serta beberapa komoditas lainnya yang sangat berpeluang besar untuk dikembangkan.

banner 325x300

Dikesempatan ini Franc Bernhard Tumanggor menyampaikan dokumen-dokumen pendukung serta proposal permohonan bantuan tanaman kopi, gambir dan kakao berkwalitas premium untuk Kabupaten Pakpak Bharat, permohonan bantuan pembangunan irigasi dan tambahan alsintan, serta usulan bantuan ternak berbagai jenis untuk Kabupaten Pakpak Bharat tahun 2025.

Kabupaten Pakpak Bharat adalah salah satu Kabupaten yang berada di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba dan termasuk Kawasan Prioritas Pedesaan Nasional (KPPN) sehingga perlu mendapat perhatian khusus dalam peningkatan produksi tanaman pangan terutama diantaranya peningkatan populasi dan produksi peternakan sehingga dapat mewujudkan program ketahanan pangan di Kabupaten Pakpak Bharat. Kita memilikipotensi lahan yang sangat luas untuk  pengembangan tanaman pangan yang sangat besar, untuk itu diperlukan biaya produksi yang tinggi. Salah satu kendala yang dialami petani dalam peningkatan produksi peternakan adalah keterbatasan modal untuk bibit ternak. Mengingat keterbatasan kesediaan anggaran pada pemerintah Kabupaten Pakpak ini kami bermohon kepada Bapak Menteri Pertanian untuk mengalokasikan bantuan ternak, bantuan bibit pertanian, dan beberapa program lainnya, jelas Bupati di Jakarta.

Plt. Direktur Jenderal  Perkebunan Kementerian Pertanian RI Dr Abdul  Roni Angkat S.TP M.Si menyambut baik usulan-usulan ini.

Pihaknya juga akan segera menurunkan tim dalam rangka menghadapi serangan OPT (organisme pengganggu tanaman)  tanaman Kopi di Kabupaten Pakpak Bharat.

” akan kita kirim tim ke Pakpak Bharat untuk melihat langsung kondisi dan menghitung kebutuhan di sana, pokoknya akan kita bantu,” ujar Abdul Roni Angkat.
(db)

banner 325x300