KUANTAN SINGINGI (MediaMutiara) – Antrian panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kelurahan Sungai Jering Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) diduga diakibatkan oleh ulah parah oknum masyarakat pelangsir BBM yang mengisi BBM tidak sesuai dengan kuota kendaraannya.
Oknum pemilik Mobil pelangsir minyak itu, diduga memodifikasi tangki kendaraannya agar bisa mendapatkan BBM dalam jumlah besar, waktu pengisiannya pun memakan waktu lama, sehingga menimbulkan antrian panjang sampai meluber ke jalan lintas didepan SPBU. Hal ini membuat jalan menjadi sempit dan mengganggu aktifitas pengguna jalan lainnya.
” Antrian itu, saya kira disebabkan oleh ulah oknum masyarakat pelangsir BBM dalam jumlah besar, sehingga memakan waktu lama dalam pengisian, ” kata warga yang bernama Poltus bukan nama sebenarnya warga Teluk Kuantan Kamis (13/3/2025) siang.
Menurutnya, pihak pengelola SPBU seharusnya bisa mengatur jadwal kelompok oknum masyarakat yang biasa melangsir BBM dalam jumlah besar. Dan mereka juga diduga bukan untuk pemakaian sendiri, tetapi diduga untuk bisnisnya.
” Pihak pengelola SPBU perlu menertibkan para pelaku pelangsirsn BBM yang diduga mengisi BBM dalam jumlah besar, itu termasuk pelanggaran aturan,” sebutnya.
Menurutnya, Aparat Penegak Hukum (APH) bisa bertindak menertibkan para pelangsiran BBM yang diduga untuk keperluan bisnisnya. Karena semenjak pengisian BBM dengan jerigen dilarang, oknum masyarakat pelaku bisnis BBM diduga mencari jalan lain dengan cara memodifikasi tangki BBM kendaraan nya untuk mendapatkan BBM dalam jumlah besar. Bahkan diduga para pelaku pelangsir BBM ini memakai barcode yang banyak dan tidak sesuai dengan jenis kendaraan nya
” Ini perlu segera ditertibkan Aparat Penegak Hukum (APH), karena ulah oknum pelangsir BBM itu masyarakat mengalami antrian panjang dan mengganggu lalu lintas,” ucap nya singkat.
























