Kuansing (MediaMutiara) – Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kuansing semakin tidak terbendung, Aktifitas PETI skala besar menggunakan alat berat di aliran sungai tang Luai Kecamatan Kuantan Mudik, Kuansing, Riau seakan-akan tidak terusik dan luput dari pantauan Aparat Penegak Hukum.
Kehadiran Kapolres Kuansing yang baru, kini menjadi momok menakutkan bagi para pelaku ilegal di Kabupaten Kuantan Singingi. Bagaimana tidak belum genap satu bulan menjabat sebagai Kapolres Kuansing AKBP Angga F. Herlambang, S.I.K., S.H. menunjukkan komitmen nya dalam hal pembatasan PETI di Kuansing.
Setelah viral di media sosial tiktok akun @sekitar Kuansing dengan tayangan 51 ribu lebih tayang diduga salah satu meminta untuk menghapus postingan tersebut melalui inbox
Akun @user8476960242 *** “bang hapus bg, Beko awak transfer bang, ” tulisnya sambil meminta nomor rekening admin.
Komentar netizen lainnya akun@anakbungsu04 “uang yang berbicara,” tulisnya dalam komentar
Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini dilokasi tersebut di duga pemilik Dompeng tersebut adalah Yanda anak mantan kepala desa.
“Yanda pemainnya disitu, anak mantan kepala desa,” sebutnya
Lanjutnya “Aktivitas PETI tersebut menggunakan alat berat miliknya untuk mengupas bahan, Ada sekitar 6 unit Dompeng yang beroperasi setiap harinya,” tambhnya
Semoga Aparat Penegak Hukum, dapat menertibkan semua kegiatan ilegal tersebut dan jangan memberi kesempatan kepada para pelaku tersebut.
























