TELUK KUANTAN — Mediamutiara.com Jagat media sosial Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, kembali memanas. Video berdurasi singkat yang diunggah oleh seorang pria bernama Polda Sitanggang memicu gelombang kecaman hebat dari warga lokal hingga masyarakat perantauan.
Dalam unggahan tersebut, Polda diduga kembali melempar caci maki dan ucapan bernada pelecehan terhadap Darwis DT—sosok ustadz, tokoh adat, sekaligus komentator ikonik tradisi Pacu Jalur. Kemarahan publik meledak lantaran perselisihan ini sebelumnya dianggap rampung setelah pelaku sempat menyampaikan permohonan maaf terbuka yang didampingi Ketua Pemuda Batak Kuansing (PBK), Bripka Hardianto Manik.
Namun, aksi dalam video terbaru—yang memperlihatkan pelaku di kampung halamannya sembari mengonsumsi minuman tradisional tuak—dinilai merobek kembali rasa saling hormat antarwarga.
Desakan Tindakan Tegas dan Marwah Daerah
Reaksi keras langsung berdatangan dari berbagai elemen masyarakat Kuansing:
Rekan Komentator (Japriadi / Ojap): Tegas meminta Pemda, Polres Kuansing, dan pemangku kepentingan segera mengambil langkah hukum. “Ini bukan lagi masalah pribadi, tetapi sudah menyentuh harga diri seluruh masyarakat Kuansing,” ujarnya.
Advokat Jati Kuansing (H. Jufri, SH., MH.): Menjelaskan pentingnya menjaga kehormatan daerah. “Marwah daerah harus kita jaga bersama. Jangan sampai kita diinjak-injak di kampung sendiri,” cetusnya.
Bantuan Hukum dan Konsolidasi Massa
Eskalasi perselisihan ini memancing dukungan konkret dari praktisi hukum hingga pemuda:
25 Advokat Siap Mendampingi: Ferindoni, SH., MH. mengonfirmasi sedikitnya 25 advokat dari pelbagai daerah di Riau—termasuk advokat kenamaan Ikhsan, SH., MH., CLA., CPM.—siap memberikan pendampingan hukum cuma-cuma demi membela marwah kebudayaan Kuansing.
Sorotan Atlet Pacu Jalur: Pihaknya juga menyoroti status Polda Sitanggang yang diduga merupakan salah satu atlet jalur luar daerah yang didatangkan melalui skema sponsorship pada Event Nasional Pacu Jalur 2026.
Aksi Solidaritas: Komando Mahasiswa Kuansing (Noverman, S.Pd.) bersama Ketua Karang Taruna Kuansing (Ahmad Fathony, SH.) mengonsolidasikan barisan dan menyatakan siap menggelar aksi turun ke jalan.
Jerat Hukum Adat: Undang Nan Salapan
Dari kacamata adat, mantan Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kuansing (2019–2024), Datuk Seri Pebri Mahmud, SP., M.Eng., menyebut tindakan tersebut berpotensi melanggar tatanan adat Melayu.
“Darwis DT adalah tokoh yang dihormati. Dalam hukum adat Melayu, perbuatan menghina seseorang masuk dalam kategori pelanggaran Undang Nan Salapan, khususnya bagian kesalahan dago dagi,” terang Datuk Seri Pebri.
Ia menegaskan bahwa penyelesaian secara hukum negara (kepolisian) dan sanksi hukum adat dapat berjalan sejajar sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Polda Sitanggang terkait gelombang protes dan rencana langkah hukum yang tengah disiapkan masyarakat Kuansing.(***)
Diduga Hina Tokoh Adat dan Komentator Pacu Jalur, 25 Advokat Riau Pasang Badan Bela Darwis DT

Rekomendasi untuk kamu

SIDIKALANG – Mediamutiara.Com Panglima Daerah Militer I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa melakukan kunjungan kerja resmi ke wilayah Kodim 0206/Dairi, Rabu (26/08/2026), menandai perhatian besar atas kesiapan dan pengabdian satuan di daerah perbatasan ini. Rombongan tiba tepat pukul 08.38 WIB menggunakan helikopter PK‑TWZ, mendarat di lapangan Kompi B Yonif 125/Simbisa. Kedatangan beliau disambut hangat namun penuh kekhidmatan oleh Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, Wakil Bupati Pakpak Bharat Dr. H. Mutsyuhito Solin, M.Pd., jajaran Komandan Satuan Wilayah serta Kapolres Dairi dan Kapolres Pakpak Bharat, beserta unsur pimpinan daerah lainnya. Rangkaian kegiatan berlanjut menuju Makodim 0206/Dairi di Jalan Gereja Sidikalang untuk meninjau langsung kondisi satuan, memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit dan PNS, serta bertukar kesan dan pesan sebelum kembali berangkat pukul 10.25 WIB menuju Yonif 126/KC—seluruh proses berjalan lancar, aman dan berkesan mendalam. Dalam arahannya yang tegas namun penuh kehangatan, Mayjen Hendy Antariksa menyampaikan rasa bangga dan terima kasih setulus‑tulusnya atas kerja keras serta pengabdian nyata seluruh personel yang selalu hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat bersama‑sama. “Kita harus menyukseskan program pemerintah—termasuk KDKMP, pembangunan jembatan, penyediaan air bersih dan bantuan lainnya—dengan ketulusan, keikhlasan dan semangat melayani,” tegas beliau. Pangdam juga memberikan pesan penting yang menusuk namun menguatkan: meskipun tidak semua orang bisa melihat dan menghargai pengorbanan kita, tetaplah bekerja tulus, profesional dan jangan terpancing narasi negatif di media sosial. Larangan tegas juga disampaikan: jangan menyebarkan berita belum pasti benar, jaga etika dan nama baik TNI, hindari segala bentuk pelanggaran serta selalu menjaga kesehatan agar siap bertugas kapan pun dipanggil. “Kekompakan dan persatuan adalah kekuatan kita—Tuhan yang melindungi dan memberkati setiap langkah pengabdian kalian,” pungkasnya. Kunjungan ini membuktikan bahwa Dairi dan sekitarnya tetap menjadi wilayah yang sangat diperhatikan pimpinan pusat militer, dan meneguhkan tekad: di bawah bimbingan pimpinan yang peduli langsung turun ke lapangan, sinergi TNI bersama pemerintah daerah semakin kokoh dan siap membawa kemajuan nyata bagi masyarakat. Kegiatan selesai sepenuhnya pukul 10.30 WIB dalam keadaan aman, teratur dan membawa semangat baru bagi seluruh jajaran. (Tim/LTH) Berita Terkait Diduga Hina Tokoh Adat dan Komentator…






















