banner 728x250

Tradisi Mudik dan Silaturahmi: Suku Melayu Kenegerian Simandolak Kuantan Singingi Gelar Pertemuan Agung di Rumah Godang

banner 120x600
banner 468x60

KUANTAN SINGINGI – Mediamutiara.com Suasana khidmat bercampur bahagia menyelimuti Bumi Bermarwah pada perayaan Hari Raya Idul fitri, Minggu (22/03/2026). Masyarakat adat suku Melayu di Kuantan Singingi kembali menggelar tradisi tahunan kumpul bersama di Rumah Godang Suku Melayu di Simandolak kecamatan Benai.
Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun ini menjadi magnet bagi para perantau untuk kembali ke kampung halaman. Bukan sekadar seremoni keagamaan, pertemuan ini merupakan wadah sakral untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkokoh struktur adat Melayu Kenegerian Simandolak Riau.

Rumah Godang yang menjadi pusat kegiatan tampak dipadati oleh sanak saudara dari berbagai penjuru. Kehadiran para tokoh adat, penghulu, dan ninik mamak memberikan nuansa wibawa dalam pertemuan tersebut.
Dalam sambutannya, perwakilan tokoh adat menyampaikan bahwa momentum Idul fitri adalah waktu yang paling tepat untuk “menjemput yang tertinggal, mengumpulkan yang tercecer.” Artinya, pertemuan ini bertujuan untuk memastikan setiap anggota suku tetap saling mengenal dan peduli satu sama lain, meskipun telah menetap di tanah rantau.
Kegiatan yang Sarat Makna
Agenda kumpul bersama ini diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, di antaranya:
Saling Bermaaf-maafan: Tradisi menyalami orang tua dan ninik mamak sebagai bentuk penghormatan.
Makan Bersama, Menikmati hidangan khas daerah secara lesehan yang melambangkan kesetaraan antar sesama anggota suku Melayu Kenegerian Simandolak.
Pembahasan mengenai kesejahteraan anggota suku Melayu serta pembekalan nilai-nilai budaya bagi generasi muda.
Menjaga Identitas di Tengah Arus Modernisasi
Peliputan yang dilakukan oleh Mediamutiara.com, menunjukkan bahwa eksistensi budaya Kuantan Singingi tetap kokoh di tengah perkembangan zaman. Bagi masyarakat setempat, Rumah Godang adalah benteng terakhir pertahanan jati diri Suku Melayu.
“Kami ingin anak cucu kami tahu bahwa mereka punya akar yang kuat. Meskipun mereka sukses di kota besar, rumah mereka tetap di sini, di Rumah Godang ini,” ujar salah seorang tokoh masyarakat yang hadir.
Kemeriahan Idul fitri 1447 H di Kuantan Singingi tahun ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kekeluargaan masyarakat Melayu Kenegerian Simandolak tidak pernah luntur oleh waktu.(Red)

banner 325x300