banner 728x250
Berita  

Lautan Putih di Lapangan Limuno: Plt Bupati H. Muklisin Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Kuansing

banner 120x600
banner 468x60

TELUK KUANTAN – Mediamutiara.com Lapangan Limuno Teluk Kuantan dipenuhi lautan putih yang bersinar pada Senin (26/10/2026) pagi. Ribuan santri bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) tumpah ruah mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 dengan penuh khidmat.

Suasana upacara tampak memukau dengan keseragaman busana putih para peserta. Pejabat dan peserta laki-laki tampil mengenakan baju putih dipadukan dengan sarung, sementara kaum perempuan tampil anggun dalam balutan gamis bernuansa putih, mencerminkan identitas dan kedisiplinan kaum santri.

banner 325x300

Upacara akbar ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing, H. Muklisin. Turut hadir mendampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Ketua DPRD Kuansing H. Juprizal, Plt Ketua TP PKK Kuansing Nurhidayah Muniroh, S.Pd., Pj Sekda Drs. Muradi, M.Si., Kepala Kantor Kementerian Agama Kuansing H. Suhelmon, MA., C.QEM., Kepala Kejaksaan Negeri Kuansing Andre, S.H., M.H., Ketua DW Iza Marlina, S.Pd., serta seluruh kepala OPD di lingkungan Pemkab Kuansing.

Santri sebagai Pilar Menuju Indonesia Emas Peringatan HSN tahun ini mengusung tema nasional “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Tema ini merefleksikan peran strategis santri sebagai agen perubahan yang tidak hanya menjaga moral bangsa, tetapi juga siap menjawab tantangan zaman demi kemajuan Indonesia.

Dalam amanatnya, Plt Bupati H. Muklisin mengajak seluruh santri untuk senantiasa meningkatkan kapasitas diri, memperdalam ilmu pengetahuan, serta membumikan nilai-nilai keagamaan dalam aktivitas sehari–hari.

“Jadilah santri yang membawa manfaat, bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat. Santri harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa,” tegas Muklisin.

Ia juga mendorong para santri agar menjadi pelopor dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Menurutnya, kemajuan teknologi harus selalu diimbangi dengan akhlakul karimah dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup demi keberlangsungan generasi masa depan.

Muklisin menambahkan, santri era kontemporer dituntut untuk adaptif, inovatif, dan siap mengambil peran strategis di berbagai sektor kehidupan tanpa kehilangan akar moral keagamaannya.

Apresiasi Negara untuk Dunia Pesantren Di sisi lain, Muklisin turut menyoroti komitmen nyata pemerintah pusat terhadap dunia pesantren. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama menjadi langkah konkret negara dalam memberikan perhatian, perlindungan, serta pengembangan pesantren secara khusus dan komprehensif.

Rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kuansing ini semakin meriah dengan digelarnya berbagai atraksi seusai upacara. Para peserta disuguhkan penampilan memukau dari Marching Band Pesantren Syafaatul Rasul yang membawakan lagu Hari Santri dan Kuantan Tanah Tumpah Darah, serta alunan merdu nasyid dari perwakilan santri.(***)

banner 325x300