SURABAYA – Mediamutiara com Kasus dugaan penipuan dan penggelapan modus pengurusan sertifikat tanah merebak di Surabaya dan sekitarnya. Seorang pria bernama Ariadi dilaporkan menghilang setelah diduga membawa lari uang milik para korban yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah beserta dokumen-dokumen penting milik mereka.
Berdasarkan data yang dihimpun, sedikitnya tiga korban telah angkat bicara. Mereka adalah LS yang mengaku mengalami kerugian sebesar Rp95 juta, MJN sebesar Rp78 juta, dan AK sebesar Rp3 juta. Akumulasi kerugian sementara dari ketiga korban saja telah menyentuh angka Rp176 juta, belum termasuk korban-korban lain yang diperkirakan mengalami kerugian serupa hingga ratusan juta rupiah.
Dijanjikan Selesai 3–12 Bulan
Modus yang digunakan Ariadi adalah meyakinkan para korban bahwa sertifikat tanah mereka akan terbit dalam kurun waktu 3 hingga 12 bulan. Namun, hingga tenggat waktu yang dijanjikan lampaui batas, keberadaan dokumen tak kunjung jelas.
“Kami hanya ingin kepastian status dokumen yang sudah kami serahkan dan penjelasan atas proses yang sejauh ini dijanjikan,” ujar salah satu korban.
Menyisir Kantor hingga Kediaman Pelaku
Merasa digantung tanpa kepastian, para korban melakukan penelusuran mandiri. Mereka mendatangi sebuah kantor di kawasan Jalan Ketintang Baru II, Surabaya, guna meminta pertanggungjawaban. Namun, klarifikasi resmi dari pihak kantor masih terus diupayakan.
Tak berhenti di situ, pencarian berlanjut ke kediaman Ariadi di Jalan Anggrek I No. 17, Wage, Sidoarjo. Di lokasi tersebut, pihak keluarga menyatakan Ariadi sudah lama tidak pulang dan lepas tanggung jawab terhadap anak dan istrinya.
Upaya pencarian ke rumah kedua Ariadi di kawasan Kapas Lor Wetan (Gang Buntu) juga nihil hasil. Rumah tersebut ditemukan dalam keadaan kosong melompong.
Mendesak Pengembalian Uang dan Dokumen
Kini, para korban mendesak agar Ariadi menunjukkan iktikad baik untuk segera muncul dan menyelesaikan persoalan ini. Mereka menuntut pengembalian dana sepenuhnya serta penyerahan kembali berkas/surat-surat tanah asli milik mereka.
Hingga berita ini diturunkan, Ariadi maupun pihak yang mewakilinya belum memberikan tanggapan atau konfirmasi resmi terkait tuduhan tersebut. (Limbad)
Beranda
Berita
Dugaan Penipuan Sertifikat Tanah di Surabaya: Korban Rugi Ratusan Juta, Terduga Pelaku Menghilang
Dugaan Penipuan Sertifikat Tanah di Surabaya: Korban Rugi Ratusan Juta, Terduga Pelaku Menghilang
























